Pengertian Reaksi Fisi dan Fusi Nuklir,Lengkap+Gambar

Posted by

Reaksi fisi adalah reaksi yang terjadi pada sebuah inti atom yang membelah menjadi dua atau lebih inti atom baru yang lebih ringan. Ketika terjadinya reaksi fisi maka akan memancarkan energi dan juga partikel, seperti neutron. Yang menyebabkan suatu atom mengalami reaksi fisi adalah datangnya neutron ke dalam suatu atom sehingga terjadi ketidakstabilan kemudian atom tersebut terbelah. Jadi jika kita ingin melakukan sebuah reaksi fisi maka kita harus menembakan neutron pada atom tersebut.



Berikut ini adalah skema terjadinya reaksi fisi

Reaksi Fisi (Duderstadt and Hamilton, 1976).

Adapun energi nuklir yang umum terjadi adalah reaksi fisi. Seperti gambar diatas reaksi ini diawali dengan ditembaknya sebuah neutron pada atom Uranium yang kemudian atom tersebut menjadi tidak stabil sehingga terbelah dan membentuk 2 atau 3 neutron baru, dua nuklida dan energi. Kemudian 2 atau 3 neutron baru tersebut menubruk atom lainnya sehingga terjadi lagi reaksi fisi secara kontinu atau terus menerus.

Baca juga >>> 19 DAMPAK BAHAYA RADIASI NUKLIR BAGI MANUSIA
Baca juga >>> PRINSIP KERJA REAKTOR NUKLIR, LENGKAP DENGAN GAMBAR

Berikut ini contoh reaksi fisi pada uranium

Dapat dilihat ketika uranium ditembakkan sebuah neutron maka terbentuk dua nuklida yaitu Xenon-140 dan stronsium-94. Terbentuk 2 buah neutron dan terbentuk energi sebesar 200Mv.

Reaksi fisi berantai ini dapat dijelaskan secara kuantitatif dengan menggunkan faktor multiplikasi, yang dilambangkan dengan k. Faktor multiplikasi itu sendiri adalah perbandingan jumlah fisi pada satu generasi dibagi dengan jumlah fisi pada generasi sebelumnya. Rumus tersebut dapat dituliskan dengan persamaan berikut ini.

k =       Jumlah fisi pada satu generasi     
      Jumlah fisi pada generasi sebelumnya

Persamaan diatas disebut dengan faktor multiplikasi atau k-efektif. k-efektif menggambarkan tingkat kestabilan reaksi fisi pada teras reaktor.

k-efektif  = 1 , disebut reaktor kritis. keadaan stabil artinya jumlah neutron konstan terhadap waktu.
k-efektif  > 1, disebut reaktor superkritis. Artinya jumlah neutron terus meningkat terhadap waktu.
k-efektif  < 1, disebut reaktor subkritis, Artinya jumlah neutron terus menurun terhadap waktu .

Baca juga >>> 5 LEDAKAN BOM NUKLIR TERBESAR DI DUNIA, TERNYATA INI YG PALING BESAR
Baca juga >>> 10 NEGARA YANG MEMILIKI SENJATA NUKLIR, TAK DISANGKA

Material yang dapat digunakan untuk reaksi fisi diantaranya adalah Uranium, Plutonium, Thorium.

Berdasarkan jumlah neutron yang dihasilkan oleh reaksi fisi, terdapat dua jenis reaksi fisi yaitu:
1. Reaksi fisi terkendali, yaitu reaksi fisi yang jumlah neutronnya dapat kita kendalikan sehingga faktor multiplikasinya tetaplah 1 (konstan). Reaksi fisi ini bisa dikendalikan karena menggunakan batang kendali yang dapat menyerap kelebihan neutron. Reaksi fisi terkendali ini lah yang digunakan pada reaktor nuklir.

2. Reaksi fisi tak terkendali, yaitu reaksi yang jumlah neutronnya tidak dikendalikan. Dapat dibayangkan jika neutron yang terbentuk secara terus menerus yang dapat menumbuk nuklida-nuklida lainnya sehingga dapat menyebabkan ledakan yang begitu dahsyat  yang sering kita sebut dengan ledakan bom atom atau bom nuklir. Reaksi fisi tak terkendali inilah yang terjadi pada bom Nuklir.

Yang sangat mencengangkan pada reaksi fisi nuklir adalah kalor yang dihasilkan 1 gram uranium setara dengan kalor yang dihasilkan 2,5 ton batu bara. Jadi wajar saja bom nuklir sangat ditakutkan oleh manusia dipenduduk bumi.
Baca juga >> 1 GRAM URANIUM SETARA DENGAN 2,5 TON BATU BARA

sourc image : google image


Reaksi Fusi  nuklir adalah reaksi penggabungan inti inti atom ringan menjadi inti yang lebih berat dengan memancarkan energi. Reaksi fusi adalah kebalikan dari reaksi fisi. Jika pada reaksi fisi terjadi pembelahan maka pada reaksi fusi terjadi penggabungan. Kedua reaksi ini sama-sama menghasilkan energi yang besar.  Pada reaksi fusi juga menghasilkan neutron baru yang kemudian dapat membuat reaksi fusi menjadi continu.


Contoh reaksi fisi yang dapat kita lihat adalah reaksi Fusi pada Matahari dan bintang-bintang di angkasa. Pada matahari wajar saja jika terbentuk reaksi fusi dikarenakan tekanan dan suhunya memang sangat tinggi hingga jutaan celcius. Yang menjadi kendala akan dibuatnya reaktor reaksi fusi adalah sulitnya untuk membuat suhu hingga jutaan celcius.



Sederhananya reaksi fisi nuklir adalah reaksi pembelahan atom menjadi beberapa atom yang lebih ringan sedangkan reaksi fusi nuklir adalah reaksi penggabungan beberapa atom menjadi atom yang lebih berat dan sama-sama menghasilkan energi.

Demo Blog NJW V2 Updated at: 1:34:00 PM

0 komentar:

Post a Comment