Tipe Gaya Belajar Visual, Auditori, Dan Kinestetik. Kamu Yang Mana??

Posted by

Manusia dilahirkan ke dunia dengan memiliki kemampuan dan tipe-tipe yang berbeda. Dengan kelebih dan kekurangannya masing-masing. Penting bagi kita untuk mengetahui gaya belajar apa yang kita miliki. Ada yang senang belajar dengan mendengarkan, ada yang senang belajar dengan melihat dan ada juga yang senang belajar secara praktek.

Oleh karena itu, sobat kreatif harus tau dong... gaya belajar yang sesuai dengan diri kita. Menurut Bobby de Potter cara belajar seseorang ada tiga jenis yaitu secara Visual, Auditori, dan Kinestetik. Nah kira-kira sobat kreatif yang tipe mana niih... gaya belajarnya...??? yuk untuk mengetahuinya silahkan dibaca penjelasan dibawah ini.

Tipe gaya belajar seseorang, source img: google img


1. Tipe Gaya Belajar Visual
  

Tipe gaya belajar Visual, source img: google img

Seseorang yang memiliki gaya belajar visual adalah seseorang yang menerima dan memproses informasi dengan cara melihat dan menciptakan gambar mentalnya. Perilaku gaya belajar visual biasanya mempunyai hobi atau kegemaran seperti membaca, menonton TV, menonton di bioskop, mengisi TTS, dan memperhatikan ekspresi wajah.

Dalam cara mengingat pelajaran akan melihat dan mudah mengafal. Sedangkan dalam menerima penjelasan melalui tulisan, peta, gambar, atau sketsa. Tipe ini dalam seleranya cenderung mementingkan penampilan, pilih memilih warna, dan terkoordinasi. Dalam penyampaian emosi sering kali ditempatkan melalui ekspresi wajahnya.

Dalam berbicara sering menggunakan kata-kata, melihat, menonton, menggambarkan, sudut pandang, mencerhkan, perspektif, mengungkapkan, tampak bagiku, meneropong terang, fokus cemerlang, bersemangat, pendek akal dan suka pamer.

Aktivitas kreatifnya menulis, menggambar, melukis atau mercangan. Jika menghadapi suatu masalah akan diatasinya dengan rencana yang baik dan membuat draftt secara detail. Cara berkomunikasi dengan orang lain melalui tatapan matan dan ekspresi wajah serta cenderung cara berbicaranya cepat tetapi tergolong pendiam.

Disaat sedang sendiri, orang visual suka melamun atau menatap langit dan mementingkan hubungan personal. Punya ingatan visual yang bagus dan merespon lebih bagus dengan meliaht sesuatu.


2. Tipe Gaya Belajar Auditori

Tipe gaya belajar auditori, source img: google img
 Manusia auditori menerima dan memproses informasi dengan mendengarkan kata-kata dan suara-suara. Perilaku gaya belajar auditori biasanya mempunyai hobi atau kegemaran suka mendengar radio, musik, sandiwara, drama, debat dan suka mendengar cerita secara ekspreksif.

Dalam mengingat pelajaran seseorang yang memiliki gaya belajar auditori cenderung mendengar fakta, lawan ciara dan memiliki banyak pembendaharaan kata. Sedangkan dalam menerima penjelasan melalui kata-kata atau verbal.

Tipe ini dalam selera mementingkan label atau merk. Untuk menyampaikan emosi lebih seringa secara verbal melalui perubahan nada suara dan vokal. Kata- kata yang sering digunakan adalah : kedengarannya benar, membangkitkan, mendengar yang kamu katakan, ceritakan, dengarkan, pesannya, panggil, lantang dan jelas, omong kosong, alasan, lebih dari cukup, teguran, cara berbicara, lidah kelu, tutup telinga.

Akitivtas kreatifnya adalah menyanyi, mendongeng, membuat cerita lucu, berdebat dan berfilosofi. Bila mengatasi suatu permasalahan maka akan dilaksanakanyna sesuai prosedur dan memperdebatkan masalah dengan verbal. Cenderung berbicara dengan kecepatan sedang, tetapi tergolong suka bicara atau cerewet.

Cara berkomunikasi dengan orang lain dengan dialog dan bicara terbuka. Disaat sendiri suka bicara sendiri atau bersenandung dan mementingkan komunikasi verbal. Sering mengingat dengan menghafal kata-kata dan gagasan-gagasan yang pernah diucapkan. Merespon lebih bagus ketika mendengar informasi.


3. Tipe Gaya Belajar Kinestetik
Tipe gaya belajar kinestetik, source img: google img


Manusia kinestetik biasanya menerima dan merespon informasi melalui perasaan dan sensasi. Perilaku gaya belajar kinestetik biasanya mempunyai hobi atau kegemaran dengan kegiatan aktif, baik sosial maupun olah raga.

Cara mengingat pelajaran dengan mengingatkan kejadian-kejadian atau hal-hal yang pernah dialami. Untuk menerima penjelasan lebih cepat dengan praktikf langsung. Tipe ini dalam selera mementingkan kenyamanan.Untuk menyampaikan emosi sering melalui bahasa tubuh gerak atau otot.

Kata-kata yang sering digunakan seseorang yang kinestetik adalah merasa, menyentuh, menangani, mulai dari awal, menaruh kartu dimeja, meraba, memegang, memetik, mendidihkan, bergandeng tangan, mengatasi, dan menahan.

Aktivitas kreatif yang dipilih biasanya kerajinan tangan, berkebun, menari, dana berolahraga. Cara dalam menangani masalahnya secara selangkan demi selangkah dan terlibat kontak fisik. Cara berbicaranya agak lambat. Berkomunikasi lewat kontak fisik, keakraban dan sentuhan.

Disaat sedang sendirian sering merasa gelisah dan tidak bisa tenang. Bekerja sekalian bersenang-senang dan daya ingatnya cenderung mengingat dengan menggunakan alat bantu belajar tiga dimensi. Merespon lebih baik dengan objek fisik.

Demo Blog NJW V2 Updated at: 3:09:00 PM

0 komentar:

Post a Comment